Dampak Puasa Bagi Tubuh

01 June 2016 | 10:56




Bulan Ramadhan merupakan bulan suci bagi sekitar 1,6 milyar muslim diseluruh belahan dunia. Selama 30 hari, muslim akan menahan haus dan lapar dari terbit fajar sampai matahari terbenam. Puasa pada dasarnya tidak hanya dilakukan oleh muslim, tetapi juga agama dan kepercayaan lain, misalnya hindu, budha, yahudi, kristen, sesuai dengan tata caranya sendiri. Sisi agamis berpuasa adalah kekuatan spiritual yang bertumpu pada pengorbanan dan refleksi.

Dari dulu dunia medis mempertanyakan, bagaimana efek puasa terhadap kesehatan tubuh, padahal tubuh tidak mendapatkan makan dan minum secara berkala dalam beberapa jam, apalagi jika musim dan cuaca tidak mendukung ? Apa sebenarnya manfaat biologis bagi tubuh itu sendiri? Disini jawabannya.

1.Meningkatkan kesehatan jantung dan mencegah diabetes. Sebuah studi tahun 2008 yang dilakukan di Utah menemukan bahwa orang yang berpuasa secara teratur menurunkan risiko terkena penyakit jantung koroner. Pada tahun 2014, tindak lanjut penelitian ini menemukan bahwa puasa mengawasi perubahan metabolisme dan menurunkan kadar kolesterol jahat. Selain itu juga mengurangi risiko kemungkinan adanya penyakit jantung sebanyak 58%. Penelitian tersebut juga menunjukkan penurunan kadar gula darah pada orang-orang yang berpuasa.

2.Kontrol berat badan. Menurut seorang ahli gizi Amerika, Adam Brown, “Puasa sebenarnya tidak boleh dilakukan untuk menurunkan berat badan. Tetapi pada saat yang sama, penurunan berat badan ini dilaporkan oleh kebanyakan orang yang berpuasa”. Setelah tubuh habis cadangan glukosa, lemak dibakar untuk energi, sehingga terjadi penurunan berat badan. Namun demikian, ahli gizi selalu menyarankan supaya tidak berlebihan dalam berpuasa.

3.Ajang detoksifikasi dan pembersihan. Hal ini biasa dilakukan oleh beberapa organisasi yang anti obat dengan melakukan puasa parsial dan konsumsi jus sayur. Mereka percaya dengan berpuasa dapat mengeluarkan toksin dari dalam tubuh karena pola makan yang buruk.

4.Kesehatan mental. Puasa memang banyak disarankan berbagai agama/sebagai syarat beragama, tetapi bagi banyak orang juga dapat membantu meningkatkan kesehatan mental dengan lebih positif, misalnya meningkatkan rasa kekeluargaan dengan berbuka bersama, sholat tarawih berjamaah. Menurut Susan Jones seorang psikolog, hal ini juga dapat membantu untuk orang dengan depresi agar tidak merasa sendirian.

5.Membantu mengurangi masalah kecanduan. Puasa memberikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat sejenak. Pengaturan waktu berpuasa membuat beberapa orang dapat mengurangi kecanduan seperti coklat, kafein atau rokok. Setidaknya, walau misalnya akan terjadi kecanduan lagi, dapat dikurangi dalam waktu beberapa minggu atau bulan.

Agar kita mendapatkan manfaat puasa seperti yang dijelaskan diatas tentu asupan gizi harus dijaga dengan baik. Penuhi kebutuhan nutrisi dengan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang pada saat sahur dan berbuka. Tambahkan juga suplemen seperti Supergreen Food yang mengandung protein, 15 jenis vitamin & 12 jenis mineral yang tentunya dapat memaksimalkan pembentukan energi sehingga tubuh kita tetap fit selama berpuasa.